WhatsApp-Image-2026-04-19-at-08.24.53
Bekali Siswa Bijak Finansial, MTsN 2 Rembang Gelar Pelatihan Literasi Finansial “Bijak Pakai Uang di Era Digital”

Rembang – MTs Negeri 2 Rembang kembali menggelar pelatihan penguatan karakter siswa melalui kegiatan Pelatihan Literasi Finansial pada Rabu-Kamis, 15-16 April 2026. Mengusung tema “Bijak Pakai Uang di Era Digital – Tidak Ikut Trend Tapi Tetap Keren”, kegiatan ini diikuti oleh perwakilan siswa dan guru pendamping.

Acara dibuka langsung oleh Kepala MTs Negeri 2 Rembang, Ulinnuha, S.Fil.I. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya literasi  finansial di kalangan remaja. “Anak-anak sekarang hidup di era serba digital. Kalau tidak dibekali, mudah terbawa arus konsumtif. Madrasah harus hadir membekali mereka agar cerdas pakai uang, bukan dikendalikan uang,” tegas Ulinnuha.

Pelatihan menghadirkan narasumber Dr. Sri Layla Wahyu Istanti, SE,  M.Si, dosen Universitas YPPI Rembang yang juga aktif sebagai praktisi pendidikan serta pendamping dan narasumber kegiatan UMK di Kabupaten Rembang. Pada sesi materi, beliau mengajak peserta mengenali jebakan gaya hidup digital seperti FOMO, pinjaman online, dan tren flexing di media sosial.

“Bijak di era digital itu bukan berarti anti tren. Keren itu ketika kamu punya prinsip: tahu kebutuhan vs keinginan, bisa nabung, dan berani bilang tidak untuk hal yang tidak penting. Uangmu, kendalimu,” jelas Dr. Sri Layla di hadapan peserta.

Materi disampaikan secara interaktif melalui studi kasus transaksi cashless, simulasi anggaran bulanan remaja, dan tips memanfaatkan platform digital untuk produktif. Peserta juga diajak membuat digital saving challenge yang akan dipantau selama sebulan ke depan.

Hari kedua pelatihan, Kamis 16 April 2026,  diisi dengan praktik membuat konten edukasi keuangan remaja dan penyusunan rencana keuangan pribadi berbasis aplikasi. Kegiatan ditutup dengan deklarasi “Siswa MTsN 2 Rembang Cerdas Finansial”.

Melalui pelatihan ini, MTs Negeri 2 Rembang berharap siswa tidak hanya melek teknologi, tetapi juga melek finansial sehingga mampu menjadi generasi yang keren tanpa harus ikut-ikutan tren konsumtif.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait