IMG_20260525_081748-1
Dari Medsos ke Buku, Perubahan Nyata!

Naira Malicha

Ini sosok Naira Malicha, dengan bimbingan dari  Ahmad An’am, S.Pd. yang mengangkat trend media sosial menjadi video konten berdurasi pendek  yang akhirnya mampu masuk dalam Top Ten Sayembara Literasi Nasional yang diselenggarakan oleh Nyalanesia.

Media sosial memang dekat dengan kehidupan pelajar masa kini. Tren tarian, scroll tanpa henti, hingga hiburan instan sering kali menghabiskan banyak waktu tanpa terasa. Namun, siapa sangka sebuah buku mampu mengubah cara pandang dan semangat generasi muda?

Melalui video pendek bertajuk “Dari Medsos ke Buku, Perubahan Nyata!”, ditampilkan kisah inspiratif beberapa siswa yang awalnya hanya sibuk mengikuti tren di media sosial. Perlahan, kebiasaan itu berubah setelah mereka membaca buku-buku terbitan Nyalanesia. Dari halaman demi halaman, mereka menemukan inspirasi baru, keberanian untuk berkarya, serta semangat untuk mengembangkan potensi diri.

Video ini menjadi pengingat bahwa literasi bukan sekadar membaca, tetapi juga membuka jendela pemikiran dan menghadirkan perubahan nyata dalam kehidupan. Kehadiran buku mampu mengajak pelajar melihat dunia yang lebih luas dibanding sekadar layar gawai.

“Nyalanesia membuka mata saya, bahwa ada dunia lain di luar medsos.”

Dengan sentuhan visual yang sederhana namun bermakna, video ini mengajak generasi muda untuk lebih bijak memanfaatkan media sosial dan mulai menumbuhkan budaya literasi sebagai langkah menuju masa depan yang lebih kreatif, produktif, dan inspiratif.

#SayembaraKontenLiterasi
#FLN2026
@nyalanesia
@festivalliterasinasional

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait