Screenshot_2026-07-08-15-39-23-28
Kakan Kemenag Kabupaten Rembang Resmikan Program Literasi Lentera Sa’adah, MTs Negeri 2 Rembang Raih Penghargaan Sekolah Aktif Literasi

REMBANG – Komitmen MTs Negeri 2 Rembang dalam membangun budaya literasi kembali memperoleh apresiasi. Bertempat di Aston Inn Rembang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, H. Moh. Mukson, secara resmi meluncurkan Program Literasi LENTERA SA’ADAH yang dirangkaikan dengan Unboxing Penghargaan Program Sekolah Literasi Nasional (SLN) Nyalanesia. Momentum tersebut menjadi tonggak penting dalam penguatan budaya literasi sekaligus implementasi pendidikan berbasis nilai dan kepedulian terhadap lingkungan di madrasah.

Kegiatan ini dihadiri oleh Plt. Kasubbag Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang, Pengawas Madrasah, Pengurus Kelompok Kerja Kepala Madrasah (KKM) MTs Kabupaten Rembang, para Kepala MTs Negeri se-Kabupaten Rembang, serta guru dan tenaga kependidikan MTs Negeri 2 Rembang.

Dalam kesempatan tersebut, dilakukan unboxing penghargaan dari Nyalanesia sebagai bentuk apresiasi atas keaktifan MTs Negeri 2 Rembang dalam Program Sekolah Literasi Nasional. Penghargaan yang diterima meliputi Plakat Sekolah Aktif Literasi, Piagam Penghargaan Sekolah Aktif Literasi, serta buku antologi puisi yang memuat karya kolaboratif guru dan peserta didik MTs Negeri 2 Rembang bersama penulis dari berbagai daerah di Indonesia.

Peluncuran Program Literasi LENTERA SA’ADAH bukan sekadar memperkenalkan sebuah program baru, tetapi merupakan implementasi nyata dari arah kebijakan Ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia. Kebijakan tersebut mengajak seluruh satuan pendidikan di bawah naungan Kementerian Agama untuk membangun kesadaran bahwa menjaga kelestarian lingkungan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari nilai-nilai keagamaan dan tanggung jawab manusia sebagai khalifah di bumi.

Semangat tersebut kemudian diterjemahkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang melalui program MELATI (Madrasah Ekoteologi Lestarikan Alam, Tingkatkan Iman). Program ini menjadi gerakan bersama yang mengintegrasikan pendidikan karakter, kepedulian lingkungan, dan penguatan nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan madrasah.

Sebagai tindak lanjut dari kebijakan tersebut, MTs Negeri 2 Rembang mengembangkan sebuah inovasi pendidikan melalui program LENTERA, akronim dari Literasi, Edukasi, Nilai, Teknologi, Ekoteologi, dan Riset. Program ini dirancang sebagai payung besar pengembangan budaya belajar yang mengintegrasikan kemampuan literasi, pemanfaatan teknologi, penguatan karakter, kepedulian terhadap lingkungan, serta pengembangan riset sederhana di lingkungan madrasah.

Dalam implementasinya, program tersebut diwujudkan melalui gerakan literasi LENTERA SA’ADAH yang menjadi identitas budaya literasi MTs Negeri 2 Rembang. Tidak hanya mendorong peserta didik gemar membaca dan menulis, LENTERA SA’ADAH juga menjadi wadah pengembangan karya ilmiah, artikel, opini, puisi, cerpen, geguritan, komik digital, penerbitan buku ber-ISBN, hingga penerbitan Majalah Lentera Sa’adah sebagai media publikasi dan dokumentasi karya guru maupun peserta didik.

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Rembang menyampaikan apresiasi atas inovasi yang dikembangkan MTs Negeri 2 Rembang. Menurutnya, gerakan literasi harus terus ditumbuhkan sebagai budaya yang mampu membentuk generasi yang cerdas, berkarakter, serta memiliki kepedulian terhadap lingkungan dan masyarakat.

Sementara itu, Kepala MTs Negeri 2 Rembang menyampaikan bahwa kehadiran LENTERA SA’ADAH diharapkan mampu menjadi ruang kolaborasi seluruh warga madrasah dalam membangun budaya membaca, menulis, berpikir kritis, dan berkarya. Literasi tidak lagi dipahami sebatas aktivitas membaca buku, melainkan sebagai proses pembelajaran yang melahirkan inovasi, kreativitas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.

Melalui peluncuran program ini, MTs Negeri 2 Rembang menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pendidikan yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, kepedulian sosial, dan kelestarian lingkungan. Sinergi antara kebijakan nasional, program Kementerian Agama Kabupaten Rembang, dan inovasi madrasah diharapkan mampu melahirkan ekosistem pendidikan yang tidak hanya unggul dalam prestasi akademik, tetapi juga kuat dalam karakter, literasi, serta kepedulian terhadap bumi.

Dengan semangat “Menyalakan Literasi, Menumbuhkan Prestasi, Menghadirkan Kebahagiaan dalam Setiap Karya,” LENTERA SA’ADAH diharapkan menjadi cahaya yang terus menerangi perjalanan MTs Negeri 2 Rembang dalam mencetak generasi yang berilmu, berakhlak, inovatif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait