WhatsApp-Image-2026-08-12-at-23.07.43
MTs Negeri 2 Rembang Raih Tiga Prestasi dalam Lomba Gerak Jalan HUT ke-81 Kemerdekaan RI

Semangat perjuangan, kekompakan, dan sportivitas ditunjukkan keluarga besar MTs Negeri 2 Rembang dalam Lomba Gerak Jalan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tingkat Kecamatan Pamotan, Kabupaten Rembang, yang diselenggarakan pada Sabtu, 8 Agustus 2026.

Dalam ajang tersebut, kontingen MTs Negeri 2 Rembang berhasil membawa pulang tiga prestasi sekaligus. Pada kategori SMP/MTs Putra, MTs Negeri 2 Rembang berhasil meraih Juara 2 dengan nomor peserta 119.

Prestasi berikutnya diraih pada kategori SMP/MTs Putri, dengan memperoleh Juara 3 melalui nomor peserta 118. Sementara itu, pada kategori Guru/Karyawan/Umum, kontingen MTs Negeri 2 Rembang juga berhasil meraih Juara 3 dengan nomor peserta 317.

Keberhasilan tersebut tidak lepas dari kerja sama, kekompakan, disiplin, dan semangat seluruh peserta. Dua coach, Supriyanto dan A. Makhim Arisanto, turut mendampingi dan mengarahkan para peserta selama persiapan hingga pelaksanaan lomba.

Kepala MTs Negeri 2 Rembang, Ulinnuha, S.Fil.I., menyampaikan apresiasi atas perjuangan seluruh peserta yang telah membawa nama baik madrasah dalam momentum peringatan kemerdekaan.

Prestasi ini menjadi bukti bahwa semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui gerak, kekompakan, perjuangan, dan prestasi. Bukan sekadar mengejar kemenangan, kegiatan gerak jalan menjadi ruang untuk menumbuhkan rasa nasionalisme, kebersamaan, kedisiplinan, serta semangat untuk terus memberikan yang terbaik.

Tiga prestasi, satu semangat: terus melangkah, terus berprestasi.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait