IMG_20260814_110758
Peringatan HUT Pramuka ke-65, MTs Negeri 2 Rembang Teguhkan Semangat Pengabdian dan Kebersamaan

MTs Negeri 2 Rembang — 14 Agustus 2026 — Suasana penuh semangat dan kebersamaan mewarnai pelaksanaan Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Gerakan Pramuka di MTs Negeri 2 Rembang, Jumat (14/8/2026).

Upacara yang dilaksanakan dalam suasana khidmat tersebut diikuti oleh seluruh warga madrasah. Kegiatan ini menjadi momentum untuk kembali meneguhkan nilai-nilai kepramukaan, terutama semangat disiplin, tanggung jawab, kemandirian, persaudaraan, dan pengabdian kepada masyarakat.

Bertindak selaku Pembina Upacara adalah Ulinnuha, S.Fil.I., selaku Kamabigus MTs Negeri 2 Rembang. Kehadiran Kamabigus sebagai pembina upacara sekaligus menjadi bentuk dukungan dan penguatan terhadap pembinaan kepramukaan sebagai bagian penting dalam pembentukan karakter peserta didik.

Sementara itu, seluruh rangkaian tugas dalam upacara dipercayakan kepada Dewan Kerja Gugus Depan. Para anggota Dewan Kerja menunjukkan kesiapan dan tanggung jawab dalam melaksanakan setiap tugas, mulai dari persiapan hingga pelaksanaan upacara.

Peringatan HUT Pramuka ke-65 bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Momentum ini menjadi ruang refleksi bahwa pendidikan kepramukaan memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, disiplin, mandiri, bertanggung jawab, mampu bekerja sama, serta memiliki kepedulian terhadap sesama dan lingkungan.

Semangat tersebut sejalan dengan nilai Dasa Darma Pramuka yang menempatkan ketakwaan, cinta alam, patriotisme, kedisiplinan, kesetiaan, tanggung jawab, dan kesucian hati sebagai bagian dari karakter seorang Pramuka.

Melalui peringatan HUT Pramuka ke-65, MTs Negeri 2 Rembang terus berkomitmen menjadikan kegiatan kepramukaan sebagai wahana pembentukan karakter dan pengembangan potensi peserta didik.

Salam Pramuka!

“Pramuka bukan sekadar seragam dan kegiatan, tetapi tentang membangun karakter, menumbuhkan kepedulian, dan mempersiapkan generasi yang siap mengabdi.”

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait