IMG-20260523-WA0079
Takdir Pertemuan Saudara Literasi

“Dievent  Puncak Acara Festival Literasi Nasional di Surakarta,  23 Mei 2026, saya ketemu orang ini.  
Salah satu staff panitia dari Nyalanesia.  

Awalnya saya  kaget. Wajahnya mirip.  
Seperti melihat cermin di tengah keramaian ratusan orang.

Tapi yang membuat kami merasa dekat bukan kemiripan wajah itu.  
Melainkan satu hal: kami sama-sama percaya bahwa literasi  bisa mengubah hidup anak-anak.

Dia bekerja di balik layar agar festival ini berjalan.  
Kami datang dari Rembang untuk belajar dan membawa pulang semangatnya.  

Ternyata, di dunia literasi…  
Orang asing pun bisa jadi saudara.  
Karena kami diikat oleh satu cita-cita: Indonesia yang lebih cerdas dan beradab.”_
@nyalanesia
@festivalliterasinasional
#BergerakTerbitkanDampak
#FLN2026
https://www.instagram.com/reel/DYuVPoVPhLn/?igsh=dmplbHJ3N3BndGtn

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait